ariririta.com

Sabtu, 23 Februari 2013

CIRI-CIRI PERKEMBANGAN FISIK DAN PSIKIS ANAK USIA 11-19 TAHUN


Masa remaja merupakan masa transisi antara masa anak-anak dan masa dewasa. Dalam hal ini kita akan membahas perkembangan fisik dan psikis remaja 11-19 tahun secara umum.
PERKEMBANGAN FISIK
1.      Remaja usia 11-14 tahun (SMP)
-       Perubahan ukuran tubuh
Tinggi badan
Bagi perempuan pertumbuhan tinggi badan sebelum haid rata-rata 5 inchi pertahun namun setelah haid menurun 1 inchi pertahun dan berhenti usia 18 tahun. Bagi laki-laki usia pertumbuhan meningkat pesat dimulai pada umur 13 tahun, mencapai puncak pada usia 14 tahun dan melambat pada usia 15 tahun.

Berat badan
Bagi anak perempuan perubahan berat terjadi sebelum dan sesudah haid pertama, selanjutnya hanya bertambah sedikit. Anak laki-laki mengalami puncak pertambahan berat badan pada usia 16 tahun.

-       Ciri Primer
a)      Laki-laki
Pada laki-laki ditandai dengan membesarnya ukuran organ reproduksi luar. Membesarnya organ ini untuk reproduksi dan diawali pertama kali dengan mimpi basah
b)      Perempuan
Pada perempuan ditandai dengan membesarnya ukuran daerah perut yang berada tepat di atas kemaluan karena membesarnya ukuran organ reproduksi di dalamnya, dan ditandai dengan menstruasi pertama kali.
-       Ciri Sekunder
No
Laki-laki
Perempuan
1.              
Timbulnya rambut pada bagian-bagian tertentu (ketiak, alat kelamin, wajah)

Timbulnya rambut pada bagian-bagian tertentu (ketiak, alat kelamin)

2.              
Kulitkasar, tidak jernih, pucat dan pori-pori meluas
Kulit menjadi lebih kasar, tebal, pucat dan lubang pori-pori bertambah besar
3.              
Kelenjar lemak memproduksi minyak dalam kulit semakin membesar dan menjadi aktif sehingga menimbulkan jerawat. Kelanjarkeringat di ketiak mulai berfungsi dan keringat bertambah banyak.
Kelenjar lemak dan kelenjar keringat menjadi lebih aktif. Sumbatan kelenjar lemak dapat menyebabkan jerawat. Kelenjar lemak di ketiak mengeluarkan banyak kerinagat dan baunya menusuk sebelum dan selama masa haid.
4.              
Otot bertambah besar dan kuat sehingga member bentuk bagi lengan, tungkai kaki danbahu.
Otot semakin besar dan kuat sehingga member bentuk pada bahu, lengan dan tungkai kaki.
5.              
Suara berubah setelah rambut kemaluan timbul. Suara menjadi serak dan menggema.
Suara lebih penuh dan merdu.
6
Dada bidang dan payudara rata       
Dada menyempit dan payu dara besar
7
Pinggul kecil dan sempit
Pinggul lebar dan bulat sebagai akibat membesarnya tulang pinggul dan berkembangnya lemak bawah kulit.

2.      Remaja usia 15-19 tahun
Ø  Tinggi
Rata-rata perempuan mencapai tinggi yang matang antara usia 17-18 tahun. Dan anak laki-laki setahun sesudahnya.
Ø  Berat
Perubahan berat mengikuti jadwal yang sama dengan perubahan tinggi.
Ø  Proporsi Tubuh
Berbagai anggota tubuh lambat laun mencapai perbandingan tubuh yang baik
Ø  Organ Seks
Bagian seks pria dan wanita mencapai ukuran yang matang pada akhir remaja, tetapi fungsinya belum matang sampai beberapa tahun kemudian.
Ø  Ciri-ciri Seks Sekunder
Ciri-ciri seks sekunder yang utama berada pada tingkat perkembangan yang matang pada akhir masa remaja.














PERKEMBANGAN PSIKOLOGIS
1.      Remaja usia 11-14 tahun (SMP)
a.        Ingin menyendiri
Anak biasanya menarik diri dari teman-teman lama dan dari berbagai kegiatan keluarga, dan sering bertengkar dengan teman-teman dan dengan anggota keluarga. Anak puber kerap melamun betapa seringnya ia tidak mengerti dan diperlakukan dengan kurang baik.
b.      Bosan
Anak puber bosan dengan permainan yang sebelumnya amat digemari, tugas-tugas sekolah, kegiatan-kegiatan sosial, dan kehidupan pada umumnya. Akibatnya, anak sedikit sekali bekerja sehingga prestasinya diberbagai bidang menurun.
c.       Inkoordinasi
Pertumbuhan pesat dan tidak seimbang mempengaruhi pola koordinasi gerakan, dan anak akan merasa kikuk dan janggal selama beberapa waktu. Setelah pertumbuhan melambat, koordinasi akan membaik secara bertahap.
d.      Antogonisme sosial
Anak puber sering kali tidak mau bekerjasama, sering membantah dan menentang. Permusuhan terbuka antara lawan jenis diungkapkan dalam kritik, dan komentar-komentar yang merendahkan. Dengan berlanjutnya masa puber, anak kemudian menjadi lebih ramah, lebih dapat bekerjasama dan lebih sabar kepada oranglain.
e.       Emosi yang meninggi
Anak sering murung merajuk, dan cenderung untuk menangis hanya karna hasutan yang amat kecil. Selama masa pra haid dan awal periode haid sering terjadi suasana hati yang sedih dan marah.
f.        Hilangnya kepercayaan diri
Anak kurang percaya diri dan takut gagal karna daya tahan fisik menurun dan kritik dari orangtua dan teman-teman. Anak laki-laki dan perempuan setelah masa puber mempunyai perasaan rendah diri.
g.       Terlalu sederhana
Perubahan tubuh menyebabkan anak menjadi sederhana dalam berpenampilan karna takut oranglain memperhatikan dan memberi komentar buruk.
h.       Mencari identitas diri
Hal ini ditandai dengan memetingkan diri sendiri, mengalami pertentangan, menuju yang baik atau buruk.
i.         Mencari nilai-nilai baru
Ditandai dengan ciri-ciri idealisme timbul dan meninjau kembali agama.
j.        Merindukan teman-teman baru
Yaitu teman berjenis kelamin yang sama, jenis kelamin yang berbeda dan sahabat dewasa.



2.      Remaja usia 15-19 tahun
a.       Remaja merasa tersinggung bila dirinya dibandingkan dengan hal-hal lain. Emosi disalurkan dengan menggerutu, tidak mau berbicara, atau langsung mengkritik orang yang menyebabkan amarah. Remaja mulai suka bekerja sambilan untuk memperoleh uang.
b.      Remaja lebih kritis, namun tidak lagi bereaksi tanpa berpikir.
c.       Remaja mulai terbuka pada orang lain mengenai permasalahannya
d.      Mencari Identitas diri dengan mengaktualisasikan dirinya dalam kelompok-kelompok yang disukai (Geng). Penyesuaian diri dengan standar kelompok adalah jauh lebih penting bagi anak dari pada individualitas (ditunjukan dalam hal berpakaian, berbicara, perilaku anak ingin seperti teman-teman kelompoknya)
e.       Mereka mulai melibatkan diri pada perilaku yang dihubungkan dengan status dewasa yaitu: merokok, minum-minuman keras dan menggunakan narkoba.
f.        Hubungan seks sebelum menikah dianggap benar apabila orang-orang yang terlibat saling mencintai dan terikat







Tidak ada komentar:

Poskan Komentar